Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

08 Juni 2009

Persijap Tak Mau Turun Peringkat

Manajemen Persijap tak mau timnya mengalami penurunan peringkat pada klasemen akhir Liga Super Indonesia musim ini. Menyisakan satu pertandingan terakhir, saat ini Persijap berada di peringkat sepuluh klasemen sementara. Namun jika dalam pertandingan terakhir menghadapi tuan rumah Arema, Rabu (10/6), Evaldo cs sampai menelan kekalahan, maka peringkatnya dipastikan turun satu strip pada klasemen akhir, digeser Arema MalangTekad untuk bertahan setidaknya di peringkat sepuluh klasemen akhir ini, disampaikan ditegaskan oleh Wakil Sekretaris Tim Nur Jamil.
Nur Jamil menuturkan, target ini hanya bisa dicapai jika dalam pertandingan menghadapi Arema Persijap bisa memetik kemenangan atau setidaknya mengulang hasil imbang 1 – 1 seperti ketika bertanding di Kediri, Sabtu lalu. Menurut Nur Jamil, pihaknya tak akan main-main dengan target ini. Untuk itu, manejemen akan melakukan pembicaraan dengan pelatih Junaidi. Hal ini terkait dengan posisi sulit yang dialami Persijap. Saat menghadapi Arema Rabu besok, Persijap dipastikan tak akan diperkuat striker andalam Pablo Frances yang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Demikian pula dengan gelandang Enjang Rohiman. Sedangkan pelatih Junaidi mengisyaratkan akan memarkir sejumlah pemain inti lainnya untuk menjaga kebugaran pada pertandingan berikutnya.
Manajemen Persijap nampaknya perlu kejelasan terkait strategi, terutama dikaitkan dengan kebugaran pemain karena pertandingan lebih penting sudah menghadang. Sabtu (13.6) depan, Laskar Kalinyamat harus bentrok dengan Persitara Jakarta Utara dalam partai hidup mati di leg kedua perempat final Copa. Manajemen ingin tahu strategi Junaidi dalam menjaga performa tim menghadapi dua pertandingan ini.Sementara itu, hingga saat ini Persijap belum memperoleh kepastian terkait laga dengan PSIS Semarang. Setelah diputuskan diulang pada 2 Juni yang lalu, pada akhirnya tuan rumah PSIS Semarang tak menggelar pertandingan. Sejauh ini, Komdis PSSI belum mengeluarkan keputusan apakah pertandingan 15 Pebruari 2009 yang lalu akhirnya disyahkan atau Persijap dinyatakan menang WO karena PSIS tak bisa menggelar pertandingan ulangan. Namun, dalam klasemen yang dirilis situs resmi BLI, pertandingan awal dianggap sah karena jumlah pertandingan Persijap sudah dicantumkan 33 kalidengan 10 hasil seri.

Siswi Asal Jepara Perkuat Jateng di O2SN

Salah satu siswi asal Jepara akan menjadi bagian dari kontingen Jawa Tengah untuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2009. Siswi yang ikut memperkuat kontingen Jawa Tengah pada O2SN tahun ini adalah Larisa Parama Adam dari SMA Negeri 1 Jepara. Kepala Seksi SMA/SMK di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara Tika Kartika, S.Pd. mengatakan, Risa terpilih menjadi wakil Jawa Tengah setelah memenangi seleksi di tingkat provinsi.
Untuk mempersiapkan diri dalam event tersebut, kata Tika, Risa saat ini sedang mengikuti pelatihan yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Risa bergabung dalam pembinaan sejak tanggal 29 Mei sampai tanggal 12 Juni.
O2SN akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 14 – 20 Juni 2009. Dalam even ini kontingan Jawa Tengah akan turun di 22 nomor pada 5 cabang olahraga yang dipertandingkan. Larisa Parama Adam sendiri akan turun di cabang atletik, tepatnya pada nomor loncat tinggi putri.

02 Juni 2009

Peluang ke Semifinal Copa tetap Dikejar

Persijap Jepara tak mau melewatkan kesempatan lolos ke semifinal Copa Djie Sam Soe musim ini. Peluang Laskar Kalinyamat dinilai belum tertutup meski kalah 0 – 1 dari Persitara Jakarta Utara pada leg pertama yang digelar Sabtu lalu di Lamongan.
"Meski sejak awal Persijap tak dibebani target khusus dalam ajang liga, namun setiap kesempatan yang mungkin diraih akan kami dimaksimalkan," kata Wakil Sekretaris Tim Nur Jamil. Manajemen menekankan agar Persijap semaksimal mungkin berupaya meraih kesempatan lolos ke semifinal.
"Caranya, Persijap harus bisa menang dengan selisih dua gol pada leg kedua perempat final yang akan digelar di stadion Gelora Bumi Kartini, tanggal 13 Juni mendatang," lanjut staf sekretariat DPRD Jepara. Jika mampu menyisihkan Persitara, di semifinal Persijap kemungkinan ditunggu Sriwijaya Fc yang telah mengantongi kemenangan 5 – 0 dari Persibo Bojonegoro pada leg pertama.

Persijap yang sudah berlaga di perempat final copa musim ini, telah mencatat rekor lebih baik dari tiga edisi copa sebelumnya. Sebelumnya, prestasi maksimal Laskar Kalinyamat baru lolos ke 16 besar. Jika mampu mengatasi Persitara, rekor tahun ini menjadi lebih tajam lagi.

Senin sore, anak asuh Junaidi kembali berlatih setelah diliburkan sepulang dari Lamongan. Namun latihan ini bukan disiapkan untuk pertandingan copa melainkan Liga Super Indonesia. Persijap masih menyisakan dua pertandingan di kandang lawan, masing-masing menghadapi Persik Kediri di Kediri (6/6) dan (10/6). Hampir pasti jadwal ini tak akan berubah lagi karena jadwal tersebut sudah berdasarkan perubahan jadwal terakhir dari BLI. Di luar itu, Persijap masih menunggu keputusan PSSI terakit pertandingan ulang dengan PSIS Semarang yang telah dibatalkan.Setelah beberapa kali dijadwal ulang, BLI akhirnya menetapkan jadwal ulang Salasa (2/6) ini. Namun PSIS Semarang tak kunjung memberikan informasi tempat pertandingan dan kesiapannya. Sesuai aturan yang ditetpkan BLI, tuan rumah yang gagal menggelar pertandingan akan dikenai sansi walk over (WO).

26 Mei 2009

Incar Peringkat Dua, Persib akan Full Team

* Sejarah Untungkan Persijap

Persib Bandung bertekad meraih poin penuh atas tuan rumah Persijap Jepara dalam pertandingan Rabu sore (27/5), di stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Pelatih Jaya Hartono mengharapkan target ini tercapai karena berharap dapat finish kedua dalam klasemen akhir Liga Super.

Saat ditemui usai menjajal lapangan di stadion GBK Selasa pagi, Jaya Hartono mengatakan, timnya tak memiliki kendala apapun saat meladeni Persijap. Kondisi ini akan dia manfaatkan untuk menampilkan skuad terbaik Maung Bandung. ”Bisa full team,” katanya.

Dalam sesi latihan resmi tersebut, seluruh pemain asing ikut menjajal lapangan. Mereka adalah Fabrizio Bastos, Hilton Moriera, Lorenzo Cabanas, Nyeck Nyobe, dan mesin gol Cristian Gonzales yang pada pertengahan musim diboyong dari Persik Kediri. Persib berharap hasil maksimal dari laga sisa untuk memastikan peringkat kedua liga super dan meraih tiket ke Asin Club Championship.

Dari kubu Persijap, cederanya Ilham Hasan memungkinkan pelatih Junaidi menggeser Phaitoon Thiabma ke posisi striker. Peran ini telah dijalani Phaitoon kala Ilham Hasan ditarik pada menit ke-13 saat Persijap mengalahkan Persela Lamongan 3 - 1, hari Minggu. Pemain asal Thailand ini terhitung berhasil dalam mengisi pos tukang gedor. Salah satu kerja samanya dengan Amarildo Souza bahkan berbuah gol.

Meski demikian, manajemen Persijap tetap mengupayakan kesembuhan Ilham Hasan yang akhir-akhir ini rajin mencetak gol. Selasa Siang, Wakil Sekretaris Tim Persijap Nur Jamil menuturkan Ilham Hasan masih sakit. ”Kami sedang mengupayakan kesembuhannya melalui therapy,” kata Nur Jamil.

Partai melawan persib merupakan laga kandang terakhir bagi persijap di liga super musim ini

Sementara itu, meski Persib berharap kemenangan, namun catatan sejarah tidak memihak tim bertabur bintang tersebut. Dalam lima kali pertemuan resmi kedua tim, Persijap tak pernah kalah dari Persib, baik di Dicisi Utama, Super Liga, maupun Copa Indonesia.

Sejarah pertemuan Laskar Kalinyamat dan Maung bandung diawali pada laga divisi utama tanggal 18 Januari 2006 di stadion Siliwangi, Bandung. Ketika itu, Persijap mengalahkan Persib dengan skor 1 – 0 melalui gol Markus Mulyono geroda pada menit ke 87.

Saat Persijap bertindak sebagai tuan rumah putaran kedua pada 11 April 2006, Persib sepertinya akan menang 1 – 0 melalui gol Zaenal Arif menit ke-35. Namun pada menit terakhir, Wahyu Wahab menyamakan kedudukan sehingga Persib kembali gigit jari.

Rekor imbang berlanjut pada babak 32 Copa Indonesia tahun 2007 yang keduanya berakhir imbang 0 – 0. Namun Persijap yang akhirnya lolos karena menang adu penalty 4 – 3.

Sedangkan partai kelima kedua tim, terjadi di Bandung 30 Oktober 2008 dalam label Liga Super. Lagi-lagi, Persib gigit jari karena ditahan imbang 0 – 0 oleh Laskar Kalinyamat.

25 Mei 2009

Persijap Krisis di Lini Depan

Cedera kaki kanan yang dialami Ilham Hasan diharapkan segera pulih sebelum Persijap menjamu Persib Bandung Rabu (27/5) mendatang. Jika striker bertubuh gempal ini tak kunjung sembuh, Laskar Kalinyamat dipastikan mengalami krisis di lini depan. Pertandingan mengahadapi Persib adalah partai terakhir di kandang dalam Liga Super musim ini.

Asisten palatih Persijap Darmo Widodo menuturkan, cederanya Ilham Hasan memang mengakibatkan timnya krisis striker. “Apalagi, Pablo Frances juga sebenarnya tak seratus persen fit,” katanya Minggu malam lalu. Jika sampai pertandingan menghadapi Persib Ilham Hasan belum juga sembuh, ada kemungkinan pelatih akan kembali memasang Phaitoon Thiabma di lini depan. Pemain yang akrab dengan sejumlah posisi ini memang awalnya adalah seorang striker. “Namun siapa yang akan turun tentu kami sesuaikan dengan strategi yang dimainkan,” katanya.

Cedera Ilham didapat sesaat sebelum pertandingan menghadapi Persela Lamongan Minggu lalu. Praktis Persijap tinggal memiliki striker murni Pablo Frances dan Noor Hadi. Sebelumnya, striker muda Johan Juansyah telah memenuhi panggilan timnas untuk menjalani pelatnas Sea Games.

Persijap Akhirnya Menang Juga

Persijap Jepara berhasil mengakhiri paceklik kemenangan dalam ajang Liga Super Indonesia, setelah memukul Persela Lamongan pada hari Minggu sore (24/5). Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Evaldo cs tampil trengginas untuk mencetak kemenangan 3 – 1 atas anak asuh Widodo Cahyono Putra.
Meski belum berhasil mengatrol posisinya di peringkat 10 klasemen sementara liga super, kemenangan atas Persela menjadi penghapus dahaga kemenangan dalam 10 pertandingan sebelumnya. Tak heran, kemenangan ini disambut suka cita oleh Persijap dan ribuan pendukungnya.Usai pertandingan, asisten pelatih persijap Darmo Widodo tak dapat menyembunyikan kegembirannya. Meski penampilan anak asuhnya sempat menurun pada babak kedua, namun skor 3 – 1 dinilainya memuaskan Persijap. "Pada babak kedua pemain kami tak dapat mengembangkan permainan karena kelelahan," ungkapnya dalam sesi jumpa pers.
Dari kubu Persela, pelatih Widodo Cahyono Putra secara sportif memberikan selamat kepada Persijap yang dinilainya mampu mencetak gol-gol yang fair. Hal ini terjadi karena para pemain belakang Persela sudah tidak fit akibat ketatnya jadwal. "Beberapa pemain yang diare," kata Widodo yang tak puas kepemimpinan wasit Najamudin Aspiran. "Saya kebetulan menangani timnas dan ingin mengejarkan sepakbola yang benar. Tapi dalam pertandingan tadi, wasit tak melakukan. Banyak pelanggaran kasar yang mestinya berbuah kartu namun dibiarkan, baik dari kubu kami maupun lwan," urainya.

Dalam pertandingan tersebut, persijap mengawali pertandingan dengan cemerlang. Pada menit pertama, anak asuh Junaidi unggul 1 – 0 melalui Pablo Frances. Menerima bola kiriman tendangan sudut dari Nurul Huda, sepakan kerasnya tak mampu dibendung kiper Persela. Khirul Huda.Persijap mengalami sial pada menit ke – 13 saat striker Ilham Hasan, tak dapat meneruskan petrandingan akibat cedera saat pemanansan.
Pelatih junaidi memilih Aji Nurpijal sebagai pengganti dan menggeser Phaitoon Thiabma dari stoper ke striker. Keputusan ini berbuah manis, karena tak lebiah 30 detik di lapangan, Aji membawa Persijap unggul 2 – 0 melalui sentuhan pertamanya. Pada menit ke – 33. amarildo Soza memperbesar keunggulan timnya menjadi 3 – 0. Gol ini berawal dari kerja sama satu-duanya dengan Phaitoon Thiabma untuk kerangsek ke dalam kotak penalty lawan.
Keunggulan yang bertahan sampai turun minum ini tak dapat ditambah pada babak kedua. Justru Persela yang berhasil menipiskan kekalahan menjadi 3 – 1 saat Charli mencetak gol pada menit ke – 70. Usai gol, Charly yang memang mantan pemain Persijap memilih tak melakukan selebrasi. Isyarat tangannya justru seperti meminta maaf kepada publik Jepara.
Skor 3 – 1 bertahan hingga usai pertandingan.

22 Mei 2009

Motivasi Persijap untuk Menang tak Pernah Padam

Gagal meraih kememangan dalam sepuluh laga beruntun tidak mematahkan semangat Persijap untuk meraih kemenangan. Persijap yang semakin dahaga tiga poin, justru semakin bernafsu menebus kegagalan tersebut pada laga tersisa. Laskar Kalinyamat berharap dapat menjadikan Persela Lamongan sebagai tumbal ambisi ini. Anak asuh Widodo C Putra akan menjadi lawan pada pertandingan Minggu sore (24/5), di stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Tidak pupusnya motivasi para pemain Persijap ditegaskan oleh pelatih Junaidi usai timnya hanya bermain imbang 1 – 1 menghadapi Persija Jakarta Kamis malam (21/5) lalu. “Pertandingan tadi adalah contohnya. Anak-anak terus bermain agresif meski akhirnya gagal menang. Banyak peluang yang terlewat. Kondisi ini banyak terjadi pada pertandingan-pertandingan terakhir,” kata Junaidi ketika sesi jumpa pers. Junaidi yakin motivasi ini tak akan pupus pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Persijap masih memiliki lima laga sisa di super liga, masing-masing sebagai tuan rumah ketika menghadapi Persela (24/5) dan Persib Bandung (27/5), serta bertarung ke kandang Persik Kediri (6/6), Arema Malang (13/6), dan partai ulangan menghadapi PSIS Semarang yang belum ditentukan.

Dua partai kandang tersisa menghadapi Persela dan Persib menjadi peluang besar bagi Persijap untuk meraih kemenangan yang tak lagi terengkuh sejak memukul tuan rumah Deltras Sidoarjo 1 – 0 pada tanggal 7 Februari 2009 yang lalu. Menjamu Laskar Sakhera dan Maung Bandung, Evaldo cs dipastikan mendapat dukungan dari para suporternya.

“Ijin untuk dua pertandingan ini telah kami kantongi. Di samping itu, tak ada jadwal siaran langsung televisi," kata Ketua Panpel Soetedjo.

Sementara itu, hasil seri Persijap saat menjamu Persija terjadi setelah Greg Nwokolo membawa tim tamu unggul 1 – 0 di menit ketiga. Anak asuh Junaidi menyamakan kedudukan lewat ilham hasan pada menit ke-21.

15 Mei 2009

Stadion akan Kembali Bergemuruh

Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Drs. Alex Bambang Riatmodjo, Ph.D memenuhi janjinya untuk meninjau ulang larangan kehadiran suporter ke stadion. Orang nomor satu di jajaran kepolisian Jawa Tengah ini akhirnya memberikan izin pertandingan sepakbola dengan kehadiran suporter, termasuk di Jepara.

Kepastian izin ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Persijap yang juga wakil sekretaris Panpel, Nur Jamil. Menurutnya, Polda Jawa Tengah tak hanya memberikan izin kehadiran suporter untuk seluruh laga kandang yang masih dimiliki Persijap, yakni tiga laga. Namun polda juga memberikan izin kehadiran suporter saat panpel Jepara menggelar pertandingan antara Persija Jakarta vs Persipura Jayapura di stadion GBK Jepara, minggu malam mendatang. ”Izin keempat pertandingan ini sudah dikantongi panpel sejak Rabu lalu,” kata Nur Jamil.

Sisa partai kandang Persijap di Liga Super adalah menjamu Persija Jakarta (21/5), Persela Lamongan (24/5), dan Persib Bandung (27/5). Evaldo cs juga masih memiliki pertandingan babak perempat final Copa Indonesia menghadapi persitara Jakarta Utara.

Sebelumnya, larangan kehadiran suporter ke stadion mengakibatkan Laskar Kalinyamat berjuang sendirian dalam dua pertandingan, yakni melawan Persiwa Wamena (30/4) dan Persipura (3/5). Tanpa suntikan semangat dari Banaspati dan Jetman, Persijap harus puas hanya memetik hasil imbang 0-0 saat meladeni Persiwa, bahkan kalah 2 – 4 dari Persipura Jayapura.

Kepastian izin ini, diharapkan memberikan suntikan mativasi bagi Persijap, termasuk dalam laga tandang di Kalimantan. Sabntu malam, Persijap harus bentrok dengan PKT Bontang. Untuk menapak jalan naik di klasemen, Persijap akan berusaha keras meraih poin dari pertandingan ini.

Stadion Kembali Bergemuruh

Selamat, Banaspati dan Jetman


Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Drs. Alex Bambang Riatmodjo, Ph.D memenuhi janjinya untuk meninjau ulang larangan kehadiran suporter ke stadion. Orang nomor satu di jajaran kepolisian Jawa Tengah ini akhirnya memberikan izin pertandingan sepakbola dengan kehadiran suporter, termasuk di Jepara.

Kepastian izin ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Persijap yang juga wakil sekretaris Panpel, Nur Jamil. Menurutnya, Polda Jawa Tengah tak hanya memberikan izin kehadiran suporter untuk seluruh laga kandang yang masih dimiliki Persijap, yakni tiga laga. Namun polda juga memberikan izin kehadiran suporter saat panpel Jepara menggelar pertandingan antara Persija Jakarta vs Persipura Jayapura di stadion GBK Jepara, minggu malam mendatang. "Izin keempat pertandingan ini sudah dikantongi panpel sejak Rabu lalu," kata Nur Jamil.
Sisa laga kandang Laskar Kalinyamat di Liga Super adalah menghadapi Persija Jakarta (21/5), Persela Lamongan (24/5), dan Persib bandung (27/5). Di samping itu, Persijap juga masih memiliki jadwal perempat final menghadapi persitara Jakarta Utara.
Sebelumnya, larangan kehadiran suporter ke stadion mengakibatkan Laskar Kalinyamat berjuang sendirian dalam dua pertandingan, yakni melawan Persiwa Wamena (30/4) dan Persipura (3/5). Tanpa suntikan semangat dari Banaspati dan Jetman, Persijap harus puas hanya memetik hasil imbang 0-0 saat meladeni Persiwa, bahkan kalah 2 – 4 dari Persipura JayapKepastian izin ini, diharapkan memberikan suntikan mativasi bagi Persijap, termasuk dalam laga tandang di Kalimantan. Sabntu malam, Persijap harus bentrok dengan PKT Bontang. Untuk menapak jalan naik di klasemen, Persijap akan berusaha keras meraih poin dari pertandingan ini.